<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Edy Irianto</title>
	<atom:link href="http://eirianto.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://eirianto.wordpress.com</link>
	<description>Documenter and Publicity Maker</description>
	<lastBuildDate>Wed, 11 Jan 2012 01:30:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='eirianto.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Edy Irianto</title>
		<link>http://eirianto.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://eirianto.wordpress.com/osd.xml" title="Edy Irianto" />
	<atom:link rel='hub' href='http://eirianto.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Hunting Makanan Seputar Banda Aceh</title>
		<link>http://eirianto.wordpress.com/2008/11/28/hunting-makanan-seputar-banda-aceh/</link>
		<comments>http://eirianto.wordpress.com/2008/11/28/hunting-makanan-seputar-banda-aceh/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Nov 2008 08:04:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edy Irianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Culinary]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://eirianto.wordpress.com/?p=344</guid>
		<description><![CDATA[Ini beberapa tempat yang pernah direkomendasikan para penggila kuliner di Aceh: Restoran Padang Bunda. Menjadi istimewa karena bo, susah ya nyari makan padang yang padang gitu. Harga selangit impas dengan rasa, kebersihan dan pilihan makanan di resto yang dipunyai oleh yang punya Pante Pirak. Melodia. Lokasi di Setui (a.k.a Teuku Umar). Coba deh tom yam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=eirianto.wordpress.com&amp;blog=1644875&amp;post=344&amp;subd=eirianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">Ini beberapa tempat yang pernah direkomendasikan para penggila kuliner di Aceh:</span></p>
<ol type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">Restoran Padang      Bunda. Menjadi istimewa karena bo, susah ya nyari makan padang      yang padang gitu. Harga      selangit impas dengan rasa, kebersihan dan pilihan makanan di resto yang      dipunyai oleh yang punya Pante Pirak.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">Melodia. Lokasi di      Setui (a.k.a Teuku Umar). Coba deh tom yam udangnya. Buset. Enak banget.      Seger banget. Datang ke meja biasanya masih panas, dengan rasa asam,      sedikit pedas, sedikit manis. Paling pas kalau udah ada masalah ama      tenggorokan dan nafsu makan lagi ada di titik terendah. Tempatnya kecil,      jadi cepet penuh apalagi di jam-jam makan. Kalau udah gitu, musti sabar      nunggu deh.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US"><strong><span style="color:#ff0000;"><a href="http://www.banyumurti.net/2007/11/kuliner-30-ayam-tangkap-aceh.html" target="_blank">Ayam Tangkep di      Aceh Rayeuk</a></span></strong>. Ke arah mau ke bandara atau ke Lampulo. Ada      dua sih di jalan itu, aku suka yang pertama dapet (dari arah Banda Aceh).      Ayam tangkap atau ayam sampah, entah deh. Ayamnya dipotong kecil kecil      gitu, potong 20 kali, atau potong 40 (saking kecilnya), terus digoreng      dibakar pake dedaunan dan cabe hijau. Satu porsinya 45 ribu, jadi      mendingan di makan rame-rame deh. Cocok banget buat acara acara spesial.      Konon ayam kayu – sejenis gulai – juga enak. Hanya saja, untuk alasan yang      aku bilang di akhir tulisan, aku gak terlalu nge-fans ama makanan ini.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US"><span style="color:#ff0000;"><strong><a href="http://www.visitaceh.com/visitaceh/detail_main.asp?id=89&amp;page=makan&amp;map=&amp;kab=&amp;lang=" target="_blank">Imperial Kitchen.</a> </strong></span> Nama berbau Cina, tapi interior serasa ada di Bandung, soalnya Sunda pisan      euy. Lagi-lagi yang berbau thai-nya top banget. Sayur-sayurannya nikmat      banget. Pas banget kalau datang rame-rame. Secara susah banget menetapkan      pilihan mau makan apa (kalau rame-rame bisa saling icip icip kan),      terus bisa sharing bayaran doong.<span id="more-344"></span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">Purnama di      Peunayong. Ini sih makanan harian aku. My daily restaurant. Pernah dikecam      Febi soalnya sekali waktu pesanan dia tak kunjung tiba (sampe detik      ini…kekekekekek). Aku suka semuanya. Menu rutin aku adalah capcay atau cah      kangkung plus ikan. Bisa asam manis, bisa di steam, bisa ditumis. Semua      enak. Segar karena baru banget dimasak. Favorit aku sih di masakan ikannya      deh. Juicenya juga mantap, dan coba deh es telernya. Enak. Paling cocok      makan berdua deh, kalau sendiri, kecuali laper agak susah juga ya      habisnya. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">Pace Bene. Tempat      aku makan tuna jera. Sebetulnya sih lebih enak buat minum bir atau wine      ditemani langit. Cocok untuk didatangi malam-malam. Bukan kenapa-kenapa,      bisa bayaning makan di atap bangunan lantai 3 (atau 4 ya?) siang bolong di      Banda Aceh dengan suhu yang terkadang bisa sampai 37 derajat? Terimakasih      deh. Cuman kalau datang pas Jumat Malam, musti dateng agak “sore”, maklum      tempatnya bakal penuh banget deh. Tips: jangan coba makan tunanya deh,      sumpah, mendingan minum-minum aja deh. Enak banget. Tempatnya mengingatkan      aku sama potluck! Satu hal lain, disini expat bule atau lokal gak mendapat      perlakuan beda. Kenapa begitu? Silahkan coba sendiri ya.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">Resto Sunda apalah      namanya, deket Kodam. Baru buka banget. Punya nasi timbel unik yang      disajikan di nampah! Enak banget. Memuaskan kekangenan ama lalab, ama ikan      goreng. Disini, mau coba juice sawi nanas juga bisa kok! Febi atau Mba      Okol, tolong dong, aku lupa banget namanya.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">Resto khusus yang      gak halal. Wah kalo yang ini, kontak aku langsung buat dapat nasi campur      dan kuetiaw yang bikin napsu makan banget itu yaaa…kekekek</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">Sate di Setui.      Tempat tepatnya musti nanya Rakel nih. Satenya enak banget, walopun      tempatnya suka penuh bange (plus asap lagi). Saos kacangnya pas. Ayamnya      juga enak. Kecil-kecil sih potongan dagingnya. Bisa pake lontong. Buset,      nulisnya aja bikin laper!</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">Nasi Gurih deket      Mie Razali. Nasi gurihnya sebetulnya biasa aja, kayak nasi uduk di-rames      deh, tapi lumayan sih buat makan pagi.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">Nasi Gurih Pak      Rasyid di depan Baiturahman, gak sempet nyoba euy.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">Ikan bakar di dekat      jembatan Surabaya. Bisa      ditawar, pilih sendiri ikannya, tawar menawar harga terus tinggal pilih      mau dibakar atau digoreng. Ada      hanya di malam hari ya.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">Tropicana, di      Peunayong. Gak sempet juga nyoba. Oke buat seafoodnya, kata orang-orang      loohh.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">Rumah Makan Siang      Malam katanya punya es teler yang enak. Sial, belum sempet kesana. Ada      yang tau dimana?</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">Restoran Turki      (kalo kata mereka yang kesana: restoran turkiyeh). Enak, selama perut      sudah diganjal makanan lain. Maklum, menunggu pesenan itu sempet kali ke Jakarta      dulu pake pesawat (hiperbolis oh hiperbolis)</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">Kafe PP, lagi-lagi      belum sempet kesana. Mohon bantuan petunjuk lokasi juga nih kepada para penguasa      kuliner Banda Aceh.</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">Secara aku punya kegilaan ama mie dan babasoan, ini daftar selanjutnya</span></p>
<ol type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">Mie ayam blower.      Terletak setelah blang padang      atau apa ya? Arah mau ke Ulee le. Agak masuk sih, musti pede untuk masuk      ke dalam. Kalau udah lewat lapangan, dari arah balai kota      ya, nanti di sebelah kiri ada DinSos, udah langsung belok kiri di belokan      pertama. Ikutin aja jalan utama itu. Sekitaran 5-10 menit dari situ, pasti      nyampe. Lokasinya di sebelah kiri. Biasanya gampang keliatan, wong rame      kok. Rasanya jawa banget…kekekeke. Tipsnya, minta kuahnya dikittt aja, dan      pake basa basi basa Jawa saja ya, siapa tau dapat bonus. Bonus apa? Ada      aja <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">Mie baso Sari Rasa.      Namanya Sunda banget ya. Terletak di Lamprit, sebelahan ama dokter beken      itu tuh, di Cempaka Lima itu.      Aku sih suka yang bihun basonya, biasanya dengan Tahu Baso Gorengnya.      Sekilas rasa sih mirip baso malang,      tapi tampilannya jauh. Boleh banget dicoba kalau agak males makan dan      cuman pengen ngemil.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">Mie baso deket      Simpang Lima, depan bekas kolam renang. Enak kalo kuahnya juga dikit kali      ya. Lebih jawa dan agak berasa baso kampung gitu.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">Mie baso depan      resto Purnama, masih di Peunayong, deket banget Rex depan hotel itu. Enak      deh, beneran, seger gitu. Baso kecilnya lumayan. Apalagi bisa sambil makan      kerang gitu disitu. Juice terong belandanya, kalo gak salah disini lumayan      seger deh. Disini enaknya makan itu sore ke malem sih, mudah2an masih ada. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">Mie pangsit di      Peunayong deket Tropicana. Yang jual cici. Mirip banget ama mie pangsit/      mie campur di Sabang yang enak itu. Rasanya seger dengan seledrinya,      sebetulnya kuahnya gak macem-macem. Justru itu kenikmatannya. Aku juga      jadi inget mie pangsit Siantar deh makan disini. Bukti kenikmatannya: Pak      Ramli bisa makan mie ini dua mangkok sekaligus loh.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">Mie kepiting di      Rex, letaknya pas di pojokan ke arah Pace Bene. Enak banget deh. Pedes,      nikmat. Makan sambil duduk di tempat duduk yang kayak mau bikin jatoh itu,      sambil beratapkan langit (tsah). Enaknya sih laper banget, cuman bocoran      kalau mau beli juice terong belanda jangan yang di deket situ deh, gak      gitu seger.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">Mie kocok 88      Lamprit. Belum pernah sempat coba, tapi cukup direkomendasikan oleh banyak      orang, walaupun dengan tips: jangan bayangin mie kocok bandung      yaaa</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">Mie baso di Neusu,      persis deket lapangan situ, pas di pengkolan. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">Baso urat, wah yang      ini musti nanya lebih jauh ke Kang Osa ya. Maklum, aku bukan fans baso      urat, jadi gak terlalu ngotot untuk bisa mampir ke tempat ini.</span></li>
<li class="MsoNormal"><strong><span style="color:#ff0000;"><a href="http://www.banyumurti.net/2007/11/kuliner-31-mie-kepiting-aceh-peunayong.html" target="_blank"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">Mie kepiting Aceh Peunayung. </span></a></span></strong></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">Ngupi-ngupi, nongkrong-nongkrong:</span></p>
<ol type="1">
<li class="MsoNormal"><a href="De Helsinki Keude Kupi  " target="_blank"><span style="font-family:Arial;color:#ff6600;font-size:small;"><strong>De Helsinki Keude Kupi</strong></span> </a><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">, Ini tempat ngopi yang termasuk paling diminati dan direkomendasi berbagai kalangan di Banda Aceh saat ini.<br />
</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">Ulee Kareng, tentu      saja <strong><span style="color:#ff0000;"><a href="http://www.visitaceh.com/visitaceh/detail_main.asp?page=makan&amp;id=280&amp;lang=&amp;map=&amp;kab=" target="_blank">Jasa Ayah</a>.</span></strong> Tempat kopi sangir paling nikmat yang bikin ketagihan.      Tempatnya biasa banget, dan lebih enak pas musim bola, pas lagi jam main      bola, disana agak sepi. Jadi bisa ngobrol. Biasanya, ngobrolnya musti teriak-teriak.      Kopi sangir pahit seharga 3000 perak, yang katanya udah mahal (karena      biasanya seribu perak udah dapet kopi enak kok, kopi itam enak). Disini      juga bisa beli oleh oleh kopi ule kareng yang terkenal itu. Jajanan pasar      disini banyak, termasuk sarikaya yang bener bener legit. Emang jangan      lebih dari satu mangkok sih nyobanya. </span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">Ule Kareng, ke      restoran terapungnya. Tempat-tempat ini rasanya lebih banyak disukai oleh      orang lokal, seperti para surveyor tersayangku. Model-model kafe di Bandung      sih, tapi entah ya, buat aku kopinya masih lebih asik Jasa Ayah, tapi      untuk duduk-duduk sih enak, lagian ada pilihan makanan beratnya.</span></li>
<li class="MsoNormal"><strong><span style="color:#ff0000;"><a href="http://visitaceh.com/visitaceh/detail_main.asp?page=makan&amp;id=282&amp;lang=&amp;map=&amp;kab=" target="_blank">Chek Yukee</a> </span></strong>merupakan warung kopi ‘alumni’ Solong dan juga menawarkan citarasa kopi ulee kareng yang gurih dan <em>memorable</em>. Yukee sendiri adalah ejaan untuk U-K (Ulee Kareng). Tapi saya suka menyebutnya CK, dan CK merupakan favorit saya. Selain tempatnya dipusat kota (hanya 100 m dari Mesjid Raya) dan dekat dengan kantor saya, CK juga berhadapan langsung dengan Krueng Aceh, sungai besar yang membelah kota Banda Aceh.Dari teras luar CK, kita bisa melihat matahari sore yang menyejukkan, dan dari seberang sungai kelihatan bangunan Kodam Iskandar Muda yang berarsitektur Kolonial dengan patuh gajah putihnya yang gagah. Atau kalau awan lagi cerah, kita bisa menikmati luasnya langit biru diatas bumi Serambi Mekah. Jadi, kalau mau ngopi dengan pandangan luas tanpa batas <em>(ng-coffee with a view!!)</em>, CK-lah tempatnya.
<p>Paling disarankan datang ke CK setelah jam 3 sore. Selain waktu rawan ngantuk, juga ada penganan tempe goreng yang sangat gurih &#8211; dan dibuatnya sekitar jam segitu, atau martabak telur yang bisa bikin kolesterol naik kencang. Penganan lain yang layak dicoba adalah roti selai, bakwan goreng dan pisang goreng. Mie (Aceh) disini kurang begitu sedap, begitu juga nasi goreng dan nasi gurihnya. Di Solong lebih enak.</li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">Pocut Baren, warung      kopi agak gede yang paling deket kantor dan rumah. Pertama kesini dengan      Kang Maman dan Kang Osa. Langsung ngabisin 4 potong roti pakai selai      srikaya yang enak banget. Emang sih waktu itu laper. Pocut Baren punya      kopi dan jajajan mirip Jasa Ayah. Kalau gak nyempet ke Ule Kareng, main      aja kesini. Letaknya di jalan Pocut Baren, dekat gereja GPIB.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">Warkop Dirgantara.      Aku diajak Rakel ama Richard. Boss yang punya pernah tinggal di Bandung      di daerah Cicaheum. Disini sangir agak tidak dikenal, tapi kopinya tetep      mantep. Roti disini, kayak roti bakar Bandung.      Lokasinya ada di Peunayong, deket Banda Resto.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">Warung kopi      lainnya. Letaknya biasa ada di setiap perempatan, satu yang menjadi tempat      “dugem” anak-anak URDI aja terletak dekat rumah, di perempatan dengan      tampilan luar yang sama sekali tidak menggoda deh. Tapi kopinya tetap      mantep. Karena ritual minum kopi yang kuat, dimanapun, warung kayak apapun,      rasanya kopinya tetap mantep. Beneran deh, kangen banget ama      kopi-murah-tapi-enak-dengan-kursi-yang- menenggelamkan itu.</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">Beberapa tempat di luar Banda Aceh yang bisa dikunjungi adalah kafe Vina di Calang. Lucu ya namanya. Tempat favoritku sih ada di Sabang, mie pangsit yang ada di jalan utama yang banyak tokonya itu. Buset, sampe males kenal tempat lain deh. Enak banget, porsinya juga pas.</span></p>
<p>Rasanya masih banyak yang gak ketulis, apalagi kalo tempat ngupi ngupi ya. Kalau mau tanya-tanya lebih lanjut silahkan, mau tambahin boleh banget. Untuk makan sehari-hari, aku memang mengalami kesulitan, entah kenapa bahkan sampai saat ini, aku masih trauma dengan makanan bergulai. Buset deh. Disana, rempahnya tajam. Kalau pedas doang sih gak masalah, tapi tajam banget. Kalau perut lagi bermasalah, maag kambuh, bener bener bukan sahabat terbaik. Belum lagi urusan menunggu, bener bener bukan buatan deh urusan nunggu, kadang bisa lama banget. Terus secara umum, jarang ada makanan segar dalam artian semua baru dimasak. Ini sih pengamatan terhadap “warteg” dan “kantin” disana ya.</p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">(sumber: <em>http://mellyana.blogspot.com</em> <em>+ pengalaman pribadi dan berbagai sumber lainnya</em>)</span></p>
<p class="MsoNormal"><span lang="EN-US"> </span></p>
<br />Posted in Culinary  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/eirianto.wordpress.com/344/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/eirianto.wordpress.com/344/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/eirianto.wordpress.com/344/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/eirianto.wordpress.com/344/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/eirianto.wordpress.com/344/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/eirianto.wordpress.com/344/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/eirianto.wordpress.com/344/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/eirianto.wordpress.com/344/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/eirianto.wordpress.com/344/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/eirianto.wordpress.com/344/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/eirianto.wordpress.com/344/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/eirianto.wordpress.com/344/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/eirianto.wordpress.com/344/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/eirianto.wordpress.com/344/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=eirianto.wordpress.com&amp;blog=1644875&amp;post=344&amp;subd=eirianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://eirianto.wordpress.com/2008/11/28/hunting-makanan-seputar-banda-aceh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d27cbc4047e4616f9383050cc8e8c7b6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Edy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Aceh Coast</title>
		<link>http://eirianto.wordpress.com/2008/11/25/aceh-coast/</link>
		<comments>http://eirianto.wordpress.com/2008/11/25/aceh-coast/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Nov 2008 13:45:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edy Irianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Photographs]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://eirianto.wordpress.com/?p=300</guid>
		<description><![CDATA[Posted in Photographs<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=eirianto.wordpress.com&amp;blog=1644875&amp;post=300&amp;subd=eirianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_301" class="wp-caption alignleft" style="width: 202px"><a href="http://eirianto.files.wordpress.com/2008/11/lamno-bridge-after-tsunami-in-blue1.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-301" title="lamno-bridge-after-tsunami-in-blue1" src="http://eirianto.files.wordpress.com/2008/11/lamno-bridge-after-tsunami-in-blue1.jpg?w=192&#038;h=127" alt="The old bridge in Lamno, Aceh Besar devastated by tsunami on December 2004" width="192" height="127" /></a><p class="wp-caption-text">The old bridge in Lamno, Aceh Besar devastated by tsunami on December 2004</p></div>
<div id="attachment_302" class="wp-caption alignright" style="width: 202px"><a href="http://eirianto.files.wordpress.com/2008/11/iboe-beach-sabang-aceh-indonesia.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-302" title="iboe-beach-sabang-aceh-indonesia" src="http://eirianto.files.wordpress.com/2008/11/iboe-beach-sabang-aceh-indonesia.jpg?w=192&#038;h=127" alt="Iboe beach in Sabang, Nanggroe Aceh Darussalam" width="192" height="127" /></a><p class="wp-caption-text">Iboe beach in Sabang, Nanggroe Aceh Darussalam</p></div>
<div id="attachment_303" class="wp-caption alignright" style="width: 202px"><a href="http://eirianto.files.wordpress.com/2008/11/iboe-beach-sabang-aceh-indonesia-another-view.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-303" title="iboe-beach-sabang-aceh-indonesia-another-view" src="http://eirianto.files.wordpress.com/2008/11/iboe-beach-sabang-aceh-indonesia-another-view.jpg?w=192&#038;h=127" alt="Small quay in Iboe beach, Sabang - Aceh" width="192" height="127" /></a><p class="wp-caption-text">Small quay in Iboe beach, Sabang - Aceh</p></div>
<div id="attachment_304" class="wp-caption alignleft" style="width: 137px"><a href="http://eirianto.files.wordpress.com/2008/11/next-mangrove-generation-in-banda-aceh-after-tsunami.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-304" title="next-mangrove-generation-in-banda-aceh-after-tsunami" src="http://eirianto.files.wordpress.com/2008/11/next-mangrove-generation-in-banda-aceh-after-tsunami.jpg?w=127&#038;h=192" alt="Next generation of mangrove -- planted after tsunami" width="127" height="192" /></a><p class="wp-caption-text">Next generation of mangrove -- planted after tsunami</p></div>
<br />Posted in Photographs  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/eirianto.wordpress.com/300/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/eirianto.wordpress.com/300/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/eirianto.wordpress.com/300/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/eirianto.wordpress.com/300/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/eirianto.wordpress.com/300/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/eirianto.wordpress.com/300/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/eirianto.wordpress.com/300/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/eirianto.wordpress.com/300/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/eirianto.wordpress.com/300/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/eirianto.wordpress.com/300/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/eirianto.wordpress.com/300/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/eirianto.wordpress.com/300/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/eirianto.wordpress.com/300/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/eirianto.wordpress.com/300/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=eirianto.wordpress.com&amp;blog=1644875&amp;post=300&amp;subd=eirianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://eirianto.wordpress.com/2008/11/25/aceh-coast/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d27cbc4047e4616f9383050cc8e8c7b6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Edy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://eirianto.files.wordpress.com/2008/11/lamno-bridge-after-tsunami-in-blue1.jpg?w=128" medium="image">
			<media:title type="html">lamno-bridge-after-tsunami-in-blue1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://eirianto.files.wordpress.com/2008/11/iboe-beach-sabang-aceh-indonesia.jpg?w=128" medium="image">
			<media:title type="html">iboe-beach-sabang-aceh-indonesia</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://eirianto.files.wordpress.com/2008/11/iboe-beach-sabang-aceh-indonesia-another-view.jpg?w=128" medium="image">
			<media:title type="html">iboe-beach-sabang-aceh-indonesia-another-view</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://eirianto.files.wordpress.com/2008/11/next-mangrove-generation-in-banda-aceh-after-tsunami.jpg?w=73" medium="image">
			<media:title type="html">next-mangrove-generation-in-banda-aceh-after-tsunami</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>The earthquake of May 2006 in Java</title>
		<link>http://eirianto.wordpress.com/2008/11/25/the-earthquake-of-may-2006-in-java/</link>
		<comments>http://eirianto.wordpress.com/2008/11/25/the-earthquake-of-may-2006-in-java/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Nov 2008 12:05:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edy Irianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Disaster]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://eirianto.wordpress.com/?p=286</guid>
		<description><![CDATA[On 27 May 2006 at 5.54 am, a magnitude 6.3 earthquake struck the Indonesian provinces of Yogyakarta and Central Java. The powerful earthquake killed more than 5,750 people, injured more than 37,500 others and destroyed thousands of homes. Nearly one million people were homeless. One day after earthquake, with my country director – David Prettyman [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=eirianto.wordpress.com&amp;blog=1644875&amp;post=286&amp;subd=eirianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_287" class="wp-caption alignnone" style="width: 465px"><a href="http://eirianto.files.wordpress.com/2008/11/jogja-earthquake-in-wedi-klaten.jpg"><img class="size-full wp-image-287" title="jogja-earthquake-in-wedi-klaten" src="http://eirianto.files.wordpress.com/2008/11/jogja-earthquake-in-wedi-klaten.jpg?w=455&#038;h=341" alt="The powerful earthquake killed more than 5,750 people, injured more than 37,500 others  and destroyed thousands of homes. Nearly one million were left homeless" width="455" height="341" /></a><p class="wp-caption-text">The powerful earthquake killed more than 5,750 people, injured more than 37,500 others  and destroyed thousands of homes. Nearly one million were left homeless</p></div>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">On </span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">27 May 2006</span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US"> at </span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">5.54  am</span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">, a magnitude 6.3 earthquake struck the Indonesian provinces of </span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">Yogyakarta</span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US"> and </span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">Central Java</span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">. The powerful earthquake killed more than 5,750 people, injured more than 37,500 others and destroyed thousands of homes. Nearly one million people were homeless. One day after earthquake, with my country director – David Prettyman and Puji Sutrisno, I was on the ground from </span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">Adisumarmo</span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US"> </span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">Airport</span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US"> – Solo, to conduct rapid assessment and provided first emergency supplies distribution on behalf AmeriCares’ emergency response team to the worst damaged area, in Bantul and Klaten district.<span id="more-286"></span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">AmeriCares emergency response team sent a shipment of over 20,000 pounds of essential medicines in response to a request from a local partner on the ground through International Medical Corps (IMC) and HOPE Worldwide. And also, AmeriCares provided medical equipment and supplies to nine newly constructed puskesmas in Bantul district.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">AmeriCares supported emergency response efforts in the first month after the earthquake by working with local and International NGO, United Nations agencies, and the Indonesian Government. AmeriCares provided over 15 tons of emergency relief supplies including food, water and toolkits, tents to help the many thousands of people who were left homeless after this disaster.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">Worked with the partners i.e. International Medical Corps (IMC) and Yayasan Komunitas Yogyakarta (YKY), I monitored AmeriCares relief programs in </span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">Yogyakarta</span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US"> and </span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">Central Java</span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US"> until December 2007. And the last time, I prepared Final Report 2008 – Response to Java Earthquake. </span></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<div id="attachment_288" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><a href="http://eirianto.files.wordpress.com/2008/11/during-assessment.jpg"><img class="size-medium wp-image-288" title="during-assessment" src="http://eirianto.files.wordpress.com/2008/11/during-assessment.jpg?w=300&#038;h=225" alt="During assement with a old earthquake survivor in Klaten" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">During assement with an old earthquake survivor in Klaten</p></div>
<br />Posted in Disaster  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/eirianto.wordpress.com/286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/eirianto.wordpress.com/286/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/eirianto.wordpress.com/286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/eirianto.wordpress.com/286/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/eirianto.wordpress.com/286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/eirianto.wordpress.com/286/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/eirianto.wordpress.com/286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/eirianto.wordpress.com/286/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/eirianto.wordpress.com/286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/eirianto.wordpress.com/286/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/eirianto.wordpress.com/286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/eirianto.wordpress.com/286/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/eirianto.wordpress.com/286/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/eirianto.wordpress.com/286/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=eirianto.wordpress.com&amp;blog=1644875&amp;post=286&amp;subd=eirianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://eirianto.wordpress.com/2008/11/25/the-earthquake-of-may-2006-in-java/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d27cbc4047e4616f9383050cc8e8c7b6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Edy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://eirianto.files.wordpress.com/2008/11/jogja-earthquake-in-wedi-klaten.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">jogja-earthquake-in-wedi-klaten</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://eirianto.files.wordpress.com/2008/11/during-assessment.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">during-assessment</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Makanan Terbaik Penurun Kolesterol</title>
		<link>http://eirianto.wordpress.com/2008/11/25/makanan-terbaik-penurun-kolesterol/</link>
		<comments>http://eirianto.wordpress.com/2008/11/25/makanan-terbaik-penurun-kolesterol/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Nov 2008 08:37:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edy Irianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Health]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://eirianto.wordpress.com/?p=280</guid>
		<description><![CDATA[POLA HIDUP saat ini yang serba instan, ternyata juga telah mempengaruhi POLA MAKAN kita sehari-hari. Berbagai macam restoran cepat saji kini menjamur dimana-mana. Pengunjungnya pun membludak khususnya di hari libur dan di bulan puasa. Namun, di balik kenyamanan dan kelezatan yang ditawarkan, sadarkah kita akan bahaya kolesterol yang mengancam? Bagi Anda yang ingin terhindar dari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=eirianto.wordpress.com&amp;blog=1644875&amp;post=280&amp;subd=eirianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>POLA HIDUP saat ini yang serba instan, ternyata juga telah mempengaruhi POLA MAKAN kita sehari-hari. Berbagai macam restoran cepat saji kini menjamur dimana-mana. Pengunjungnya pun membludak khususnya di hari libur dan di bulan puasa.<br />
Namun, di balik kenyamanan dan kelezatan yang ditawarkan, sadarkah kita akan bahaya kolesterol yang mengancam?<span id="more-280"></span></p>
<p>Bagi Anda yang ingin terhindar dari masalah kolesterol ada baiknya mulai mempertimbangkan makanan sehat antikolesterol. Berikut adalah lima makanan terbaik menurut Mayo Clinic yang membantu menurunkan kolesterol dan melindungi jantung serta pembuluh darah Anda.</p>
<p>1. Bubur gandum/oatmeal<br />
Oatmeal mengandung serat larut (soluble fiber) yang dapat menurunkan kolesterol buruk (low-density lipoprotein /LDL) Anda. Soluble fiber juga ditemukan pada jenis makanan lain seperti kacang ginjal (kidney beans), apel, buah pir, barley, dan buah prune. Serat yang larut diyakini mampu menurunkan penyerapan kolesterol dalam pencernaan Anda. Mengonsumsi 10 gram lebih serat larut setiap hari dapat menurunkan kadar total LDL. Setiap 1 1/2 cangkir oatmeal matang yang Anda makan mengandung 6 gram serat. Jika Anda tambahkan buah seperti pisang, Anda menambah 4 gram lebih serat .</p>
<p>2. Kacang walnuts, almonds dan jenis lainnya<br />
Berbagai studi menunjukkan, walnut secara signifikan menurunkan kolesterol dalam darah. Kacang ini mengandung banyak asam lemak tak jenuh ganda (polyunsaturated fatty acids) yang dapat membuat pembuluh darah tetap sehat dan elastis. Kacang Almond juga memiliki faedah yang tidak terlalu beda, di mana penurunan kolesterol dapat Anda rasakan setelah sekitar empat minggu.</p>
<p>Diet untuk menurunkan kolesterol dengan 20 persen sumber kalori berasal dari walnut diklaim dapat menurunkan kadar kolesterol LDL hingga 12 persen. Kacang-kacangan umumnya berkalori tinggi sehingga dengan hanya sekitar segenggam (tidak lebih dari 2 ons atau 57 gram) akan memberi faedah.</p>
<p>Namun perlu diingat, ketika Anda mengonsumsinya dengan makanan lain jangan berlebihan. Makan berlebih justru membuat Anda kegemukan dan memicu risiko jantung.</p>
<p>3. Ikan dan asam lemak omega-3<br />
Banyak riset yang mendukung manfaat mengonsumsi ikan dalam menurunkan kolesterol karena ikan kaya kandungan asam lemak omega-3. Asam lemak Omega-3 juga membantu jantung dengan beragam cara seperti menurunkan tekanan darah dan menekan risiko pembekuan darah. Pada pasien yang sudah mengalami serangan jantung, minyak ikan atau asam lemak omega-3 secara signifikan menurunkan risiko kematian mendadak .</p>
<p>Para dokter biasanya merekomendasikan untuk memakan ikan minimal dua kali dalam semingguu. Sumber makanan yang kaya omega-3 terdapat pada makarel, ikan herring, sarden, tuna albacore dan salmon.</p>
<p>Perlu diingat, untuk mempertahankan faedah ikan bagi kesehatan, sebaiknya ikan dipanggang atau dibakar dalam oven. Jika tidak suka ikan, Anda juga bisa mempeoleh omega-3 dari makanan lain seperti ground flaxseed atau canola oil.</p>
<p>Anda juga dapat memperoleh omega-3 atau minyak ikan dari suplemen, tetapi tentu tidak akan mendapatkn semua nutrien penting dalam ikan seperti selenium. Bila Anda memutuskan memakan suplemen, ingatlah untuk tetap memperhatikan pola makan Anda dan makanlah daging yang rendah lemak atau sayuran untuk menggantikan ikan.</p>
<p>4. Minyak Zaitun/Olive Oil<br />
Minyak Zaitun atau olive oil mengandung campuran antioksidan potensial yang dapat menekan kolesterol tanpa mengganggu kadar kolesterol baik (HDL) Anda .</p>
<p>Badan Pengawas Makanan AS (FDA) merekomendasikan untuk mengonsumi sekitar 2 sendok makan (23 gram) olive oil setiap hari untuk menjaga jantung tetap sehat. Untuk menambah olive oil dalam daftar menu, Anda bisa mencampunya dengan sayuran, bumbu cair, atau mencampurnya dengan cuka sebagai pelengkap salad. Anda juga dapat menggunakan olive oil as sebagai pengganti mentega ketika memoles daging.</p>
<p>Beberapa riset menyarankan bahwa efek olive oil dalam menurunkan kolesterol akan lebih besar jika Anda memilih extra-virgin olive oil atau minyak zaitun ekstra murni. Minyak jenis ini tidak melewati proses pengolahan dan penambahan zat kimia yang diyakini mengandung lebih banyak antioksidan menyehatkan. Sebaiknya hindari “light” olive oil karena biasanya jenis ini sudah melewati beragam proses pengolahan sehingga faedahnya tidak akan maksimal.</p>
<p>5. Makanan yang difortifikasi atau diperkaya sterol dan stanol tumbuhan.<br />
Banyak makanan yang kini telah difortifikasi dengan sterol atau stanol — zat dalam tumbuhan yang membantu menahan penyerapan kolesterol.</p>
<p>Margarin, jus jeruk, atau yogurt ada yang sudah difortifikasi dengan sterol yang bisa menurunkan LDL kolesterol hingga 10 persen. Jumlah sterol tumbuhan yang dibutuhkan untuk mencapai target itu sedikitnya 2 gram yang setara dengan dua porsi (237 mililter) jus jeruk dengan fortifikasi sterol dalam sehari.</p>
<p>Sterol atau stanol tumbuhan yang ditambahkan dalam makanan tidak akan memengaruhi kadar trigliserida atau pun HDL. Sterol atau stanol juga tidak akan mengganggu penyerapan vitamin yang larut dalam lemak seperti A, D, E and K.</p>
<p>Sumber: shugoshin.blogspot.com</p>
<br />Posted in Health  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/eirianto.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/eirianto.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/eirianto.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/eirianto.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/eirianto.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/eirianto.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/eirianto.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/eirianto.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/eirianto.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/eirianto.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/eirianto.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/eirianto.wordpress.com/280/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/eirianto.wordpress.com/280/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/eirianto.wordpress.com/280/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=eirianto.wordpress.com&amp;blog=1644875&amp;post=280&amp;subd=eirianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://eirianto.wordpress.com/2008/11/25/makanan-terbaik-penurun-kolesterol/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d27cbc4047e4616f9383050cc8e8c7b6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Edy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>The tsunami of December 2004 in Sumatra</title>
		<link>http://eirianto.wordpress.com/2008/11/21/the-tsunami-of-december-2004-in-sumatra/</link>
		<comments>http://eirianto.wordpress.com/2008/11/21/the-tsunami-of-december-2004-in-sumatra/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Nov 2008 14:45:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Edy Irianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Disaster]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://eirianto.wordpress.com/?p=257</guid>
		<description><![CDATA[On December 26, 2004, a magnitude 9.0 earthquake occurred with an epicenter off the west coast of Northern Sumatra. The earthquake and the tsunami it spawned resulted in more than 225,000 confirmed deaths, the worst tsunami disaster on record and one of the top 10 earthquake disasters ever recorded. The tsunami itself was generated along [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=eirianto.wordpress.com&amp;blog=1644875&amp;post=257&amp;subd=eirianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="mceTemp">
<div id="attachment_175" class="wp-caption alignnone" style="width: 465px"><a href="http://eirianto.files.wordpress.com/2008/11/tsunami_7401117.jpg"><img class="size-full wp-image-175" title="tsunami_7401117" src="http://eirianto.files.wordpress.com/2008/11/tsunami_7401117.jpg?w=455&#038;h=686" alt="Tsunami, killed more than 180,000 peoples with many more still missing" width="455" height="686" /></a><p class="wp-caption-text">Tsunami, killed more than 180,000 peoples with many more still missing</p></div>
</div>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">On December 26, 2004, a magnitude 9.0 earthquake occurred with an epicenter off the west coast of Northern Sumatra.</span></p>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">The earthquake and the tsunami it spawned resulted in more than 225,000 confirmed deaths, the worst tsunami disaster on record and one of the top 10 earthquake disasters ever recorded. The tsunami itself was generated along the 1200km fault rupture and the waves were recorded over 5,000 miles from the source. It has been estimated that the power of the tsunami itself was the equivalent of approximately 5 megatons of TNT; to put that into perspective, the entire explosive arsenal used during 6 years of World War II was around 2 megatons. The earthquake itself generated around 1.5 exajoules, which is around the same amount of energy consumed in the United States per annum and more than 1000 times the power of the most powerful nuclear weapon ever detonated.<span id="more-257"></span></span></p>
<div id="attachment_172" class="wp-caption alignleft" style="width: 221px"><a href="http://eirianto.files.wordpress.com/2008/11/di-rumah-sakit-kesdam-banda-aceh.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-172" title="di-rumah-sakit-kesdam-banda-aceh" src="http://eirianto.files.wordpress.com/2008/11/di-rumah-sakit-kesdam-banda-aceh.jpg?w=211&#038;h=140" alt="The Bodies at Kesdam Hopital, Banda Aceh" width="211" height="140" /></a><p class="wp-caption-text">The Bodies at Kesdam Hopital, Banda Aceh</p></div>
<div id="attachment_171" class="wp-caption alignright" style="width: 221px"><a href="http://eirianto.files.wordpress.com/2008/11/jl-tentara-pelajar-banda-aceh2.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-171" title="jl-tentara-pelajar-banda-aceh2" src="http://eirianto.files.wordpress.com/2008/11/jl-tentara-pelajar-banda-aceh2.jpg?w=211&#038;h=140" alt="Jl. Tentara Pelajar, Banda Aceh after tsunami" width="211" height="140" /></a><p class="wp-caption-text">Jl. Tentara Pelajar, Banda Aceh after tsunami</p></div>
<p><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;">Human and environmental impact of the tsunami has been catastrophic; in addition to the near quarter million casualties, a million people have been left homeless and hundreds of thousands of livelihoods, homes and businesses have been left in ruins. The United Nations estimate that the disaster will prove to be the costliest ever recorded, with full economic recovery not expected for up to 10 years in many areas. </span>(Source: <a href="http://www.intute.ac.uk/">http://www.intute.ac.uk</a>)</p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">Second days after tsunami, together with IRD&#8217;s country director &#8212; Rod Snider &#8212; setup emergency response team. In the first week, I organized emergency relief supplies based at Halim Perdana Kusuma airport and Tanjung Priok sea port. Also, David Prettyman and I went to </span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">Medan</span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US"> to coordination with US Consulate General for arranging six congress delegation members in Medan/Indonesia at </span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">16  January 2005</span><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">. Then, I was on the ground to provided emergency response on this disaster until March 2005.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;" lang="EN-US">In first 2006, I joined AmeriCares to be part of AmeriCares’ team to continue tsunami relief efforts in Aceh and Nias.</span></p>
<p class="MsoNormal">
<div id="attachment_152" class="wp-caption alignnone" style="width: 465px"><a href="http://eirianto.files.wordpress.com/2008/11/edy-with-usambassador-lynn-pascoe1.jpg"><img class="size-full wp-image-152" title="edy-with-usambassador-lynn-pascoe1" src="http://eirianto.files.wordpress.com/2008/11/edy-with-usambassador-lynn-pascoe1.jpg?w=455&#038;h=303" alt="Edy with US Ambassador to Indonesia, Lynn B. Pascoe" width="455" height="303" /></a><p class="wp-caption-text">Edy with US Ambassador to Indonesia, Lynn B. Pascoe</p></div>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<div id="attachment_177" class="wp-caption alignleft" style="width: 138px"><a href="http://eirianto.files.wordpress.com/2008/11/04-12-30-first_shiping_with_deputy_menko-kesra.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-177" title="04-12-30-first_shiping_with_deputy_menko-kesra" src="http://eirianto.files.wordpress.com/2008/11/04-12-30-first_shiping_with_deputy_menko-kesra.jpg?w=128&#038;h=96" alt="Meeting at sea port with Deputy Coordinating Ministry for People's Welfare the Republic of Indonesia, Sudirman (center)" width="128" height="96" /></a><p class="wp-caption-text">Meeting at sea port with Deputy Coordinating Ministry for People&#39;s Welfare, Bapak Soedirman</p></div>
<div id="attachment_150" class="wp-caption alignright" style="width: 138px"><a href="http://eirianto.files.wordpress.com/2008/11/05-01-01_halim_airport_with-usambassador-for-tsunami-aceh.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-150" title="05-01-01_halim_airport_with-usambassador-for-tsunami-aceh" src="http://eirianto.files.wordpress.com/2008/11/05-01-01_halim_airport_with-usambassador-for-tsunami-aceh.jpg?w=128&#038;h=91" alt="During arranging assistance to Aceh" width="128" height="91" /></a><p class="wp-caption-text">During arranging assistance to Aceh</p></div>
<div id="attachment_153" class="wp-caption aligncenter" style="width: 138px"><a href="http://eirianto.files.wordpress.com/2008/11/idps-camp-in-aceh.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-153" title="idps-camp-in-aceh" src="http://eirianto.files.wordpress.com/2008/11/idps-camp-in-aceh.jpg?w=128&#038;h=88" alt="Edy with IDP's in Aceh" width="128" height="88" /></a><p class="wp-caption-text">Edy with the young tsunami survivors</p></div>
<p class="MsoNormal">
<br />Posted in Disaster  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/eirianto.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/eirianto.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/eirianto.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/eirianto.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/eirianto.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/eirianto.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/eirianto.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/eirianto.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/eirianto.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/eirianto.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/eirianto.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/eirianto.wordpress.com/257/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/eirianto.wordpress.com/257/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/eirianto.wordpress.com/257/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=eirianto.wordpress.com&amp;blog=1644875&amp;post=257&amp;subd=eirianto&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://eirianto.wordpress.com/2008/11/21/the-tsunami-of-december-2004-in-sumatra/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d27cbc4047e4616f9383050cc8e8c7b6?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Edy</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://eirianto.files.wordpress.com/2008/11/tsunami_7401117.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">tsunami_7401117</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://eirianto.files.wordpress.com/2008/11/di-rumah-sakit-kesdam-banda-aceh.jpg?w=128" medium="image">
			<media:title type="html">di-rumah-sakit-kesdam-banda-aceh</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://eirianto.files.wordpress.com/2008/11/jl-tentara-pelajar-banda-aceh2.jpg?w=128" medium="image">
			<media:title type="html">jl-tentara-pelajar-banda-aceh2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://eirianto.files.wordpress.com/2008/11/edy-with-usambassador-lynn-pascoe1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">edy-with-usambassador-lynn-pascoe1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://eirianto.files.wordpress.com/2008/11/04-12-30-first_shiping_with_deputy_menko-kesra.jpg?w=128" medium="image">
			<media:title type="html">04-12-30-first_shiping_with_deputy_menko-kesra</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://eirianto.files.wordpress.com/2008/11/05-01-01_halim_airport_with-usambassador-for-tsunami-aceh.jpg?w=128" medium="image">
			<media:title type="html">05-01-01_halim_airport_with-usambassador-for-tsunami-aceh</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://eirianto.files.wordpress.com/2008/11/idps-camp-in-aceh.jpg?w=128" medium="image">
			<media:title type="html">idps-camp-in-aceh</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
